7 Perusahaan Game yang Dimiliki oleh Tencent Mau Monopoli Dunia Game?
Jika disuruh menyebutkan publisher game paling terkenal waktu ini, sanggup dibilang Tencent merupakan galat satunya.
Perusahaan asal China ini terkenal karena game PUBG yg sangat terkenal diseluruh dunia. Akan tetapi, Tencent pula menanam investasi di poly perusahaan game lainnya.
Oleh karena itu, kali ini Jaka akan kasih engkau memahami daftar perusahaan game yg ternyata dimiliki oleh Tencent. Semuanya merupakan perusahaan besar !
DAFTAR ISI
- Daftar Perusahaan Game yg Ternyata Milik Tencent
- Riot Games (100%)
- Supercell (84.3%)
- Grinding Gear Games (80%)
- Epic Games (40%)
- Bluehole (11.5%)
- Ubisoft (5%)
- Activision Blizzard (lima%)
Daftar Perusahaan Game yang Ternyata Milik Tencent
Ketika kamu melihat daftar di bawah ini, mungkin kamu akan kaget karena banyaknya perusahaan game terkenal di mana Tencent sebagai pemilik sahamnya.
Ada yg menjadi pemegang lebih banyak didominasi saham, terdapat pula yg hanya sebagian mini . Namun permanen berpengaruh terhadap kebijakan perusahaan, geng.
Enggak cuma developer game China, Tencent juga berani menanamkan saham pada developer game menurut negara lain. Dilansir menurut berbagai asal, inilah daftar perusahaan gamenya!
1. Riot Games (100%)
Sumber foto: PolygonPertama kali Tencent membeli saham Riot Games adalah dalam tahun 2011. Waktu itu, Tencent membayar $400 juta buat 93 % saham.
Lantas empat tahun lalu, Tencent memutuskan untuk membeli 7 persen saham yang tersisa sebagai akibatnya mereka sebagai pemilik seutuhnya dari perusahaan ini.
Keputusan Tencent tersebut tidak mengherankan, mengingat game League of Legends (LoL) yg dikembangkan sang Riot Game merupakan galat satu game paling populer pada dunia.
Game tersebut terkenal pada PC dengan jumlah keuntungan yg luar biasa. Hanya saja, pihak Riot menolak waktu Tencent meminta mereka menciptakan game LoL versi mobile.
Akibatnya, Tencent pun menciptakan game mirip LoL sendiri yg bernama Arena of Valor dan meraih kesuksesan. Pihak Riot sendiri sekarang sedang menciptakan versi mobile-nya.
dua. Supercell (84.Tiga%)
Sumber foto: Download and Play Clash of Clans on PC and MACKamu niscaya memahami, dong, game fenomenal seperti Clash of Clans & Clash Royale? Game tersebut memang buatan Supercell, akan tetapi perusahaan itu sendiri sudah diakuisisi sang Tencent.
Investasi Tencent ke Supercell adalah galat satu penilaian terbesar pada dalam sejarah global game menggunakan jumlah $8.6 miliar dolar.
Sama seperti Riot Game, Supercell pun dilaporkan masih mempertahankan sebagian besar independensinya & masih berkantor di Finlandia.
3. Grinding Gear Games (80%)
Sumber foto: WccftechSelanjutnya, Tencent jua merogoh alih saham mayoritas menurut developer game dari Selandia Baru, Grinding Gear Games.
Developer ini terkenal karena game Path of Exile-nya. Akuisisi ini sempat menyebabkan kekhawatiran bahwa Tencent akan menaikkan transaksi mikro yg lebih militan.
Untungnya, seperti kebanyakan akuisisi Tencent lainnya, Grinding Gear Games sanggup menjaga independensinya atas pengoperasian game Path of Exile.
4. Epic Games (40%)
Sumber foto: PolygonSuka main game Fortnite? Kalau iya, kamu niscaya memahami kalau game tersebut dikembangkan sang Epic Games. Tapi tahukah engkau jikalau Tencent memegang saham di perusahaan tersebut?
Pada Juni 2012, Tencent menanamkan investasi pada Epic Games senilai $330 juta yang setara menggunakan 40 %.
Pendiri Epic, Tim Sweeney, mengatakan mereka memutuskan bergabung buat belajar tentang live-service game.
Dengan investasi Tencent, Epic menetapkan buat membatalkan langganan bulanan Unreal Engine 4. Mereka jua mulai mengembangkan game-game yg bersifat live-service.
Puncaknya tentu saja waktu mereka merilis Fortnite yg dipercaya menjadi galat satu kenyataan terbesar pada global game sehabis Minecraft & Pokemon.
5. Bluehole (11.5%)
Sumber foto: Sensor TowerEnggak cuma Fortnite, Tencent juga jadi pemegang saham di perusahaan Bluehole. Untuk kamu yang belum memahami, perusahaan itulah yang membuatkan permainan PUBG.
Awalnya jumlah investasi mereka hanya berjumlah 1,5% sebelum mempertinggi jumlah investasinya yang diperkirakan mencapai angka 10%.
Terdengar rumor bahwa mereka juga sedang berupaya buat melakukan akuisisi secara utuh.
Yang menarik, Tencent memegang hak publikasi PUBG & Fornite di China sehingga bisa dibilang mereka sedang melakukan persaingan menggunakan dirinya sendiri.
Kalau di sini, mungkin sama misalnya duel seteru tak pernah mati antara 2 minimarket ya, geng!
6. Ubisoft (lima%)
Sumber foto: APKModyTencent juga memegang 5% saham berdasarkan developer game Ubisoft. Mereka memanfaatkan konfrontasi internal dalam perusahaan tadi.
Ketika itu, keliru satu investor terbesar Ubisoft, yakni Vivendi berniat untuk merogoh alih perusahaan sampai muncul permasalahan.
Pada akhirnya, Vivendi menetapkan untuk menjual seluruh sahamnya ke aneka macam pihak, termasuk Tencent.
Salah satu bagian menurut perjanjiannya adalah Tencent hanya sebagai silent partner yang tidak sanggup mempertinggi hak suara ataupun kepemilikan saham.
7. Activision Blizzard (lima%)
Sumber foto: RedditBeberapa tahun sebelum Tencent membeli saham Ubisoft, Tencent juga membantu Activision Blizzard lepas menurut tangan Vivendi.
Activision diakusisi sang Vikendi pada tahun 2007 dan bergabung anak perusahaan Vivendi Games, yang mana pada akhirnya bergabung sebagai Activision Blizzard. Perusahaan ini pun sukses berkat game World of Warcraft.
Lima tahun kemudian, Activision Blizzard menetapkan buat membeli kembali saham dari Vivendi & sebagai perusahaan berdikari.
Tencent turut serta menggunakan membeli 5 persen saham menggunakan nominal uang yg tidak disebutkan.
Akhir Kata
Selain yg sudah Jaka sebutkan di atas, Tencent masih memiliki saham di beberapa perusahaan game populer lainnya.
Sebut saja Kakao (Black Desert Online), Frontier Development (Elite Dangerous), Paradox Interactive, hingga pelaksanaan Discord.
Apakah Tencent ingin memonopoli dunia game? Mungkin belum, mengingat terdapat super besar lain seperti Electronic Arts, Nintendo, hingga Square Enix.
Menarik ditunggu, kira-kira bagaimana manuver Tencent di masa depan buat sanggup menjadi perusahaan game terbesar di dunia? Kita tunggu saja!
Comments
Post a Comment