7 Kejadian Menghebohkan yang Pernah Terjadi di Dunia eSports Banyak yang Pakai Narkoba?
Kejadian gila yang mencengangkan sering kali kita temui pada kehidupan sehari-hari. Begitu pun di pada dunia eSports, geng.
Berbagai kompetisi eSports yg kini semakin terkenal diseluruh dunia berkat kemajuan teknologi, bahkan sekarang sebagai sebuah hal yg mainstream.
Meskipun nggak seperti olahraga fisik dalam umumnya, eSports juga mempunyai kecenderungan. Salah satunya merupakan tindakan nggak sportif & merugikan orang lain.
7 Hal Paling Gila yg Pernah Terjadi di Dunia Kompetisi eSports
Dalam artikel ini, Jaka akan membahas tentang 7 insiden paling gila yang pernah terjadi di pada lingkup eSports.
Setelah membaca ini, mungkin kamu bakal berpikir dua kali buat menjadi atlet eSports profesional, geng.
Daripada menunggu lebih usang, mendingan eksklusif saja, mari, cek artikel Jaka berikut ini!
1. ESEA Menambang Bitcoin Secara Diam-Diam

Beberapa tahun yang kemudian, dunia teknologi sempat dihebohkan sang harga mata uang cryptocurrency, terutama Bitcoin yang melambung tinggi.
Dibutuhkan personal komputer dengan spesifikasi wah buat bisa menambang mata uang impian ini. Ternyata, ada perkara menyangkut hal ini pada eSports, geng.
Banyak orang pada Amerika Serikat yang melaporkan bahwa komputernya ter-install malware dan pada-overclock tanpa sepengetahuan mereka.
Usut punya usut, ternyata seorang karyawan dari ESEA (E-Sports Entertainment Association) meng-hack personal komputer orang lain buat menambang Bitcoin. Ckckck...
2. Kompetisi Gaming Paradise yang Gagal
Gaming Paradise merupakan nama sebuah kompetisi eSports yang dilangsungkan di Slovenia. Banyak gamer pro yg mencoba peruntungannya melalui kompetisi ini.
Sayangnya, penyelenggara event ini nggak profesional dan merugikan para peserta. Komputer yang seharusnya digunakan untuk lomba hilang dicuri orang.
Para player pun nasibnya terkatung-katung pada bandara. Belum lagi, dana yg nggak relatif pada membiayai kamar hotel para peserta.
3. Final Major League Gaming Summer Championship 2012
Meskipun poly perkara pengaturan skor di eSports, nampaknya masalah ini menjadi yang paling geger, geng.
Tim eSports League of Legends, yaitu Dignitas & Curse NA yg bertanding pada final Major League Gaming Summer Championships 2012, terbukti nggak sportif.
Bukannya bertarung menggunakan fair, kedua tim malah memainkan mode ARAM (All Random All Middle) yg harusnya nggak boleh dimainkan pada pertandingan profesional.
Setelah diinvestigasi, ke 2 tim ternyata berkonspirasi buat membagi total hadiah mereka sama rata & bertanding sembarangan.
Mereka pun diberi hukuman yaitu diskualifikasi. Mereka jua nggak berhak menerima hibah apapun akibat kecurangan mereka.
4. ESL Mem-banned Team YP

Team YP adalah tim eSports profesional yang disponsori sang situs porno terbesar dunia, YouPorn.
Dua tahun setelah berdiri, akhirnya Electronic Sports League (ESL) melarang Team YP pada mengikuti turnamen internasional yang dinaungi di bawahnya, lantaran dianggap mempromosikan pornografi.
Team YP pun berusaha negosiasi dengan mengubah nama dan logo mereka. Tetapi, negosiasi Team YP nggak didengarkan oleh asosiasi eSports tersebut.
lima. Anggota Tim Immunity Nggak Digaji

Tim eSports Immunity merupakan salah satu tim yang paling berprestasi dan disegani di region Oceania.
Sayangnya, manajemen tim tersebut nggak sebaik tim mereka, geng. Para anggota tim mengaku nggak digaji sinkron menggunakan kontrak mereka.
Developer League of Legends, Riot Games, pun, melarang tim ini mengikuti kompetisi selama dua tahun sebagai hukuman. Meskipun begitu, para anggota permanen boleh ikut dengan bendera tim lain.
6. Kasus Narkoba dalam eSport

Seperti yg Jaka bilang sebelumnya, eSports & olahraga fisik memiliki poly kesamaan. Salah satunya merupakan penggunaan narkoba atau doping.
Berdasarkan investigasi, hampir semua atlet eSports profesional, khususnya dalam game misalnya CS:GO dan Overwatch menyalahgunakan obat golongan amfetamin bernama Adderall.
Obat ini berfungsi buat menstimulasi refleks & konsentrasi pengguna. Lantaran masuk pada golongan narkoba, ESL pun mengeluarkan aturan buat pelarangan penggunaan dalam turnamen eSports-nya.
7. Blizzard Mem-banned Atlet Hearthstone

Kalau kamu melek menggunakan global eSports, mungkin engkau tahu dengan perkara aturan pada eSports yg baru-baru ini terjadi.
Setelah memenangkan kompetisi Hearthstone profesional, Blitzchung diwawancarai. Tanpa diduga, ia menyuarakan dukungannya terhadap kemerdekaan Hong Kong.
Seperti yg kita ketahui, ketika ini Hong Kong sedang bersitegang dengan China. Kebetulan, Tencent memiliki beberapa persen saham Blizzard.
Blizzard pun langsung mem-banned Blitzchung berdasarkan kompetisi Hearthstone dan membatalkan semua bantuan gratis yang berhak diterimanya.
Keputusan ini bikin publik menganggap bahwa Blizzard pengecut. Jangan heran kalau waktu ini Blizzard dibenci dan diboikot banyak orang.
Akhir Kata
Demikian artikel Jaka tentang kejadian paling gila dan menghebohkan yang pernah terjadi pada dalam global eSports.
Ternyata, eSports pun poly tindakan nggak sportif misalnya pertandingan olahraga mainstream ya, geng?
Sampai jumpa lagi di artikel Jaka lainnya. Jangan lupa tinggalkan jejak menggunakan menulis di kolom komentar yang tersedia.
Comments
Post a Comment